Wanita adalah lambang cinta dunia ada syurga di kakinya , dunia hampa tanpa wanita . Kecantikan seorang wanita akan terpancar dari jiwa yang setia , jiwa tulus , jiwa yang damai . Namun kecantikan itu akan lebih sempurna manakala wanita memiliki BULU MATA yang lentik . Karena bulu mata itu sangatlah mendukung kecantikan seseorang/seorang wanita. Dan tidak sedikit seorang wanita yang menggunakan bulu mata palsu , demi membuat dirinya terlihat lebih menarik.
Nenek moyang dan para pendahulu kita sebenarnya sudah menemukan resep untuk mengatasi bulu mata yang lurus bisa menjadi lentik indah dan tentunya akan lebih menarik. Sebanarnya jika rajin dan di siplin mengikuti petunjuk yang telah di tuturkan oleh nenek moyang/para leluhur yang memang sudah ahli mengenai resep resep untuku membuat bulu mata yang lurus menjadi lentik sebenarnya tidak memakan biaya mahal .
Bahan bahan yang di perlukan adalah sebagai berikut :
1. Lidah Buaya ( Aloevera , Linn ) = sepotong
2. Tulang daun sirih ( Piper betle L ) =setangkai
3. Teh bubuk ( Camellia sinensis L ) = secukupnya
Cara membuatnya adalah sebagai berikut :
Lidah buaya ( Aloevera . Linn ) masukkan kedalam mankok aatau piring kecil
Tulang daun sirih potong ujungnya dan tekanlah pelan2 hingga keluar getahnya
Teh direbus lalu di embunkan satu malam saja
Cara menggunakan :
1. Ambillah kapas yang berih lalu dililitkan pada lidi dan masukkan kedalam air teh yang telah tersedia , kemudian cucilah bulu mata tersebut.
2. Biarkanlah sejenak sampai bulu mata kering.
3. Ambillah tulang sirih yang telah bercampur dengan lendir lidah buaya dan dioleskan pada bulu mata sampai ke bagian pangkalnya.
selamat mencoba dan lakukan hal ini secara rutin sampai 1 satu bulan maka bulu mata anda akan menjadi hitam , lentik dan sangat indah sekali .
Salam hormat.
Sabtu, 26 Mei 2012
Rabu, 23 Mei 2012
Qur'an menetapkan tanggung jawab individual
Pribadi manusia meningkat pada keindahan moral manakala seseorang meningkatkan rasa tanggung jawab untuk memikul akibat. Ia juga siap mengadakan perhitungan terhadap dirinya sendiri menurut batas batas yang telah di tentukan oleh moral .
Pada tanggung jawab itulah agama ( taktif ) dan keutamaan akhlak di atas pundak setiap manusia . Mengenai hal itu Allah Swt berfirman :
DAN TIDAKLAH SEORANG BERBUAT DOSA MELAINKAN KEMADHARRATANYA KEMBALI KEPADA DIRINYA SENDIRI , DAN SEORANG YANG BERDOSA TIDAK MEMIKUL DOSA ORANG LAIN. ( Al-An'am : 164 )
SETIAP ORANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS APA YANG TELAH DIPERBUATNYA. ( Al-Muddatstsir 38 ).
SETIAP ORANG MEMPEROLEH KEBAJIKAN DARI APA YANG DIUSAHAKANNYA DAN MEMPEROLEH AKIBAT BURUK DARI APA YANG DIPERBUATNYA. ( Al-Baqarah : 268 ).
KATAKANLAH ( HAI MUHAMMAD ) : HAI MANUSIA , KEPADA KALIAN TELAH DATANG KEBENARAN DARI TUHAN KALIAN, KARENA ITU BARANG SIAPA YANG MENGIKUTI PETUNJUK MAKA PETUNJUK ITU ADALAH UNTUK KEBAIKAN DIRINYA SENDIRI; DAN BARANG SIAPA YANG SESAT MAKA KESESATAN ITU AKAN MENCELAKAKAN DIRINYA SENDIRI, DAN AKU BUKANLAH ORANG YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI KALIAN. ( Yunus, 108 )
Setiap perangai yang dianjurkan Qur'an , penilaiannya diukur menurut seberapa besar dorongan kejiwaan. Atau menurut apa yang diharapkan seseorang dari dirinya sendiri tanpa dipaksa oleh orang lain. Kewajiban yang anda tunaikan tanpa paksaan orang lain adalah kewajiban yang paling indah, paling mulia dalam pandangan Allah swt dan paling menentukan keutamaan manusia. Adapun orang miskin , anak yatim , dan tawanan perang ; mereka itu tidak mungkin dapat menunaikan kewajiban sebagaimana mestinya, apalagi berbuat kebajikan menurut pilihan masing masing. Karena itu Qur'an tidak menganjurkan belas kasihan kepada siapapun sekuat anjuran belas kasihan yang ditekankan kepada mereka, atau kepada orang orang seperti mereka. mengenai hal itu Allah Swt berfirman :
DAN MEREKA MEMBERIKAN MAKANAN YANG DISUKAINYA KEPADA ORANG MISKIN, ANAK YATIM, DAN ORANG TAWANAN. ( Al-Insan ) .
ADAPUN TERHADAP ANAK YATIM JANGANLAH KALIAN BERLAKU SEWENANG WENANG , DAN ORANG YANG MEMINTA MINTA JANGANLAH KALIAN HARDIK. ( Ad-Dhuha , 9-10 ).
Trimakasih
Salam Hormat
Pada tanggung jawab itulah agama ( taktif ) dan keutamaan akhlak di atas pundak setiap manusia . Mengenai hal itu Allah Swt berfirman :
DAN TIDAKLAH SEORANG BERBUAT DOSA MELAINKAN KEMADHARRATANYA KEMBALI KEPADA DIRINYA SENDIRI , DAN SEORANG YANG BERDOSA TIDAK MEMIKUL DOSA ORANG LAIN. ( Al-An'am : 164 )
SETIAP ORANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS APA YANG TELAH DIPERBUATNYA. ( Al-Muddatstsir 38 ).
SETIAP ORANG MEMPEROLEH KEBAJIKAN DARI APA YANG DIUSAHAKANNYA DAN MEMPEROLEH AKIBAT BURUK DARI APA YANG DIPERBUATNYA. ( Al-Baqarah : 268 ).
KATAKANLAH ( HAI MUHAMMAD ) : HAI MANUSIA , KEPADA KALIAN TELAH DATANG KEBENARAN DARI TUHAN KALIAN, KARENA ITU BARANG SIAPA YANG MENGIKUTI PETUNJUK MAKA PETUNJUK ITU ADALAH UNTUK KEBAIKAN DIRINYA SENDIRI; DAN BARANG SIAPA YANG SESAT MAKA KESESATAN ITU AKAN MENCELAKAKAN DIRINYA SENDIRI, DAN AKU BUKANLAH ORANG YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI KALIAN. ( Yunus, 108 )
Setiap perangai yang dianjurkan Qur'an , penilaiannya diukur menurut seberapa besar dorongan kejiwaan. Atau menurut apa yang diharapkan seseorang dari dirinya sendiri tanpa dipaksa oleh orang lain. Kewajiban yang anda tunaikan tanpa paksaan orang lain adalah kewajiban yang paling indah, paling mulia dalam pandangan Allah swt dan paling menentukan keutamaan manusia. Adapun orang miskin , anak yatim , dan tawanan perang ; mereka itu tidak mungkin dapat menunaikan kewajiban sebagaimana mestinya, apalagi berbuat kebajikan menurut pilihan masing masing. Karena itu Qur'an tidak menganjurkan belas kasihan kepada siapapun sekuat anjuran belas kasihan yang ditekankan kepada mereka, atau kepada orang orang seperti mereka. mengenai hal itu Allah Swt berfirman :
DAN MEREKA MEMBERIKAN MAKANAN YANG DISUKAINYA KEPADA ORANG MISKIN, ANAK YATIM, DAN ORANG TAWANAN. ( Al-Insan ) .
ADAPUN TERHADAP ANAK YATIM JANGANLAH KALIAN BERLAKU SEWENANG WENANG , DAN ORANG YANG MEMINTA MINTA JANGANLAH KALIAN HARDIK. ( Ad-Dhuha , 9-10 ).
Trimakasih
Salam Hormat
Langganan:
Komentar (Atom)