Pribadi manusia meningkat pada keindahan moral manakala seseorang meningkatkan rasa tanggung jawab untuk memikul akibat. Ia juga siap mengadakan perhitungan terhadap dirinya sendiri menurut batas batas yang telah di tentukan oleh moral .
Pada tanggung jawab itulah agama ( taktif ) dan keutamaan akhlak di atas pundak setiap manusia . Mengenai hal itu Allah Swt berfirman :
DAN TIDAKLAH SEORANG BERBUAT DOSA MELAINKAN KEMADHARRATANYA KEMBALI KEPADA DIRINYA SENDIRI , DAN SEORANG YANG BERDOSA TIDAK MEMIKUL DOSA ORANG LAIN. ( Al-An'am : 164 )
SETIAP ORANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS APA YANG TELAH DIPERBUATNYA. ( Al-Muddatstsir 38 ).
SETIAP ORANG MEMPEROLEH KEBAJIKAN DARI APA YANG DIUSAHAKANNYA DAN MEMPEROLEH AKIBAT BURUK DARI APA YANG DIPERBUATNYA. ( Al-Baqarah : 268 ).
KATAKANLAH ( HAI MUHAMMAD ) : HAI MANUSIA , KEPADA KALIAN TELAH DATANG KEBENARAN DARI TUHAN KALIAN, KARENA ITU BARANG SIAPA YANG MENGIKUTI PETUNJUK MAKA PETUNJUK ITU ADALAH UNTUK KEBAIKAN DIRINYA SENDIRI; DAN BARANG SIAPA YANG SESAT MAKA KESESATAN ITU AKAN MENCELAKAKAN DIRINYA SENDIRI, DAN AKU BUKANLAH ORANG YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI KALIAN. ( Yunus, 108 )
Setiap perangai yang dianjurkan Qur'an , penilaiannya diukur menurut seberapa besar dorongan kejiwaan. Atau menurut apa yang diharapkan seseorang dari dirinya sendiri tanpa dipaksa oleh orang lain. Kewajiban yang anda tunaikan tanpa paksaan orang lain adalah kewajiban yang paling indah, paling mulia dalam pandangan Allah swt dan paling menentukan keutamaan manusia. Adapun orang miskin , anak yatim , dan tawanan perang ; mereka itu tidak mungkin dapat menunaikan kewajiban sebagaimana mestinya, apalagi berbuat kebajikan menurut pilihan masing masing. Karena itu Qur'an tidak menganjurkan belas kasihan kepada siapapun sekuat anjuran belas kasihan yang ditekankan kepada mereka, atau kepada orang orang seperti mereka. mengenai hal itu Allah Swt berfirman :
DAN MEREKA MEMBERIKAN MAKANAN YANG DISUKAINYA KEPADA ORANG MISKIN, ANAK YATIM, DAN ORANG TAWANAN. ( Al-Insan ) .
ADAPUN TERHADAP ANAK YATIM JANGANLAH KALIAN BERLAKU SEWENANG WENANG , DAN ORANG YANG MEMINTA MINTA JANGANLAH KALIAN HARDIK. ( Ad-Dhuha , 9-10 ).
Trimakasih
Salam Hormat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar