Dengan Izin Allah segala penyakit ada obatnya , Di setiap permasalahan ada solusinya

Rabu, 20 Juni 2012

ME_IMANI KEHIDUPAN AKHIRAT

Tujuan yang terpokok dari terutusnya Nabi dan Rosul yang berjumlah 124.000 orang itu dan di turunkannya Kitab kitab suci oleh Allah SWT. ada 2 diantaranya yaitu :
1. Menerangkan kepada manusia siapa Tuhan yang sebenarnya. Yaitu Allah yang Tunggal , dan tidak ada   Tuhan selain Allah yang Tunggal itu.
2. Menerangkan kepada manusia bahwa sesudah hidup yang terbatas waktunya di dunia sekarang ini , manusia akan dihidupkan  kembali menempuh kehidupan yang kedua kalinya yaiitu kehidupan yang kekal dan abadi , dimana masing masing manusia menerima pembalasan dari perbuatan apa saja yang pernah mereka lakukan selama hidup di dunia ini. Perbuatan baik akan mendapat balasan yang baik , dan perbuatan yang jelek akan dibalas dengan kejelekan yang berupa azab siksa yang pedih.
Yang sebenarnya banyak sekali kepercayaan kepercayaan yang diajarkan oleh agama Islam , tetapi yang terpenting diantaranya ialah 6 kepercayaan yang dinamai RUKUN IMAN , yaitu percaya kepada Allah , dengan Malaikat , dengan Rosul Rosul , dengan Kitab Kitab Allah , dengan akhirat dan dengan Qadha dan Qadar . Tetapi diantara 6 pokok kepercayaan yang dinamai Rukun Iman yang tersebut diatas ini , perkara yang terpokok , Yaitu kepercayaan terhadap Allah dan kepercayaan terhadap kehidupan akhirat. dikatakan terpokok , karena keduanya kepercayaan tersebut berulan ulang tersebut sampai berpuluh puluh kali di dalam ayat ayat Kitab Suci Al-Qur'an dan Hadis Hadis Nabi Muhammad SAW.
Sebagai contoh, sabda Rosulullah SAW :
" Barang siapa yang beriman dengan Allah dan Akhirat , hendaklah berlaku baik terhadap tetangganya. Dan barang siapa yang beriman dengan Allah dan Akhirat hendaklah menghormati akan tamunya. Dan barang siapa  yang beriman dengan Allah dan Akhirat hendaklah berkata yang baik atau diam ."
Banyak dan sering sekali tersebut di dalam ayat ayat Al-qur'an dan Hadis di mana Allah dan rosul-Nya berulang ulang menegaskan untuk difahami dan diyakini oleh kita manusia , bahwa kehidupan akhirat itu adalah penghidupan yang amat penting , jauh lebih penting dari kehidupan di dunia sekarang ini. Bukan saja lebih penting , tetapi lebih besar , lebih lama ( lebih kekal ) , dan satu kehidupan yang lebih baik , lebih modern dan lebih indah bagi orang orang yang beriman dan berbuat kebajikan.
Di dalam berpuluh puluh ayat dan hadis Allah dan rosul-nya berulang ulang pula menegaskan kepada kita manusia , bahwa kehidupan di dunia sekarang ini dianggap satu kehidupan yang kecil satu cara hidup yang rendah , yang sempit yang amat terbatas.
Penghidupan didunia ini adlah merupakan satu permainan saja , sesuatu yang tidak sesungguhnya. penghidupan didunia ini hanya merupakan setetes air bila dibanding dengan kehidupan Akhirat yang dikatakan oleh Rosulullah saw sebagai samudera luas yang tak dikenal pinggir dan dalamnya.
Firman Allah surah Al-An'aam 32 :
" Dan tidaklah kehidupan di dunia ini kecuali hanya sebagai permainan belaka , sedang kehidupan akhirat itulah yang lebih baik bagi orang orang yang taqwa. Apakah kamu tidak mau memikirkannya ? '
Sabda Rosulullah saw :
" Perbandingkanlah kehidupan dunia dan kehidupan akhirat ialah seperti orang berjalan ke laut lalu memasukkan satu jarinya kelaut lalu mengangkatnya , maka air yang melekat pada jari itulah didunia ini. ( Sedang air yang tertinggal di lautan luas itulah kehidupan akhirat."
Begitulah perbandingan kehidupan dunia dan kehidupan akhirat . Kehidupan dunia bagi masing masing manusia umumnya hanya dalam jangka waktu antara 60 dan 70 tahun , kurang atau lebih. taruhlah umpamanya ada yang berumur sejak nabi adam sampai hari kiamat , yang lamanya mungkin 100 atau 200 abad , toh jangka waktu yang sekian lama itu dianggap oleh Allah amat pendek , amat kecil dan amat terbatas bila dibandingkan dengankehidupan di akhirat yang lamanya tak terbatas , yang kekal dan abadi itu.
Alangkah ruginya kita manusia , bila dalam kehidupan yang kecil didunia ini kita hidup senang dan bahagia , bergembira ria , tetapi dalam kehidupan di akhirat yang kekal dan abadi kita susah dan sengsara , terbakar hangus dalam neraka buat selama lamanya.
Untuk menghindarkan kita manusia dari nasib sengsara yang maha hebat itulah , Allah mengutus Nabi nabi dan Rosul Rosul-Nya yang berjumlah 124-000 orang banyaknya itu , sejak nabi adam yang pertama sampai kepada Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rosul terakhir.
Semua mereka para Nabi dan Rosul itu telah menghabiskan segenap umur mereka segenap tenaga dan fikiran yang ada pada mereka , segenap harta dan kemampuan yang ada pada mereka , menyerukan kepada umat manusia agar sama sama me-imani akan Allah dan me-imani pula akan kehidupan akhirat yang maha penting dan maha besar itu.
sekalipun sudah demikian Allah mengutus Nabi Nabi dan Rosul rosul-Nya namun masih saja ada diantara manusia yang belum me-imani kehidupan akhirat itu , mereka hanya percaya hidup satu kali yaitu hidup didunia sekarang ini saja. kehidupan akhirat sebagai yang diterangkan seluruh Nabi dan Rosul itu , mereka anggap satu kepercayaaan yang tak masuk akal sama sekali , satu dogma semua atau hanya merupakan dongengan orang orang ibadah perbakala semata.
Firman Allah , surah Al-An'aam 27-29 :
" Dan alangkah hebatnya sekiranya engkau melihat tatkala mereka di suruh berdiri di pinggir nereka , lalu mereka berkata menyesal: alangkah baiknya sekiranya kami dikembalikan hidup didunia sekali lagi, kami tidak lagi akan mendustakan akan ayat ayat Allah , dan kami akan menjadi orang orang yang benar benar beriman."
Bahkan telah nyata bagi mereka yang dulunya tersembunyi(gaib)bagi mereka. Sesungguhnya begitu , sekiranya mereka dikembalikan dapat hidup sekali lagi di dunia , mereka pasti kembali kafir , kembali melakukan apa yang pernah mereka lakukan. Sesungguhnya mereka itu adalah pembohong."
" Mereka berkata : Tidak ada kehidupan selain kehidupan di dunia ini , dan tidaklah kita akan dihidupk kembali."
Alangkah hebat dan besarnya sesal yang menimpa mereka nanti. Sesal yang tak mungkin dapat ditebus lagi kecuali dengan azab siksa neraka.
Agar manusia sampai menyesal demikian rupa , maka Allah mengutuslah Nabi Nabi dan Rosul Rosul-Nya , Allah turunkan Kitab Kitab Suci-Nya yang menerangkan akan datangnya kehidupan kedua itu , yaitu kehidupan akhirat , yaitu kehidupan yang tak boleh dirugu ragukan lagi , karena sudah diterangkan dan diajarkan oleh semua Nabi dan Rosul .


Salam Hormat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar