Dengan Izin Allah segala penyakit ada obatnya , Di setiap permasalahan ada solusinya

Rabu, 24 Oktober 2012

HARTA DAN UANG BERKAH

Setiap orang mengharapkan agar harta benda yang dimiliki menjadi harta yang berkah. Sebab harta yang tidak mengandung berkah pasti cepat habisnya atau tidak bermanfaat. Bila harta itu digunakan modal usaha , usahanya tidak bisa maju , bahkan kadang kadang bangkrut. Bila digunakan untuk membiayai sekolah anak anaknya maka anak itu bukan bertambah baik akhlaknya tetapi bahkan suka merusak harta benda ayahnya. Nah , bermacam macam gangguan yang di timbulkan oleh harta yang tidak mengandung berkah.

Untuk memperoleh harta yang mengandung keberkahan, sarat utamanya adalah jujur dalam bekerja, tidak suka menipu, tidak mau mengurangi takaran timbangan bila berdagang , bukan harta hasil KORUPSI , mencuri atau sejenisnya. Artinya harta itu harus di peroleh dari jalan yang halal. Baru setelah itu kita berusaha bagaimana harta yang telah kita miliki ini tetap awet dan menjadi berkah serta mengandung berkah .

Salah satu cara agar HARTA menjadi berkah adalah :
 
1. Ambil 7 butir gandum. Bila tidak ada gandum bisa diganti dengan cantel atau gabah.
2. Setiap butir gandum itu dibacakan dua Asma'ul Husna sebanyak 997 kali. Caranya bisa dikerjakan beberapa hari misalnya 2 sampai 3 hari baru selesai.
3. Pada waktu mengerjakan sebaiknya dibarengin dengan berpuasa sebagaimana puasa biasa.
4. Setelah membaca Asmaul Husna semuanya selesai , maka gandum atau padi gabah itu diletakkan pada harta yang dikehendaki. Misalnya diletakkan dilumbung padi atau di dalam dompet tempat penyimpanan uang. Jadi 7 butir gandum tadi dicampur dengan harta yang dikehendaki.
5. Bila sewaktu waktu kita hendak mengambil harta itu , berwudhulah terlebih dahulu. Insya'allah harta atau uang itu akan tetap awet dan seakan akan tak pernah habis.

Asmaul Husna yang baca adalah :

YAA FATTAAHU YAA RAZZAAQ 997 kali ( setiap butir )

( Wahai dzat yang membuka dan mencurahkan rahmat kepada makhluk-Nya serta dzat yang memberi dan melengkapi semua kebutuhan hidup makhluk-Nya ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar